This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, November 27, 2012

Step by Step Installasi Router Mikrotik dgn ADSL Speedy


Mengunakan koneksi Speedy dengan Router  Mikrotik ada 2 macam cara, yaitu, Modem ADSL di setting sebagai PPPoE dan yang ke dua Modem ADSL di setting sebagai BRIDGE. Dan untuk postingan kali ini saya akan menggunakan cara yang kedua.
Bumbu-bumbu yang harus di persiapkan yaitu:
  1. Mikrotik PC Router atau Mikrotik Routerboard RB750/RB750G
  2. Kabel UTP secukupnya serta
  3. Sebuah Modem ADSL yang support BRIDGE MODE dan tentunya sudah di daftarkan di Telkom Speedy
Step by Step Instalisasinya sebagai berikut:
  1. IP Address ADSL Modem Telkom Speedy 192.168.1.1 yang merupakan bawaan langsung dari Telkom
  2. IP Address interface Mikrotik ke ADSL Modem : 192.168.2.1
Langkah Pertamax adalah melakukan setting Modem ADSL sebagai Bridge :
Kedua : Siapkan sebuah PC dengan 2 buah LAN Card dan di Install Mikrotik atau Routerboard Mikrotik RB750G.
Ketiga : Akses ke Mikrotik dengan Winbox
Keempat : Setting IP Address untuk LAN : 192.168.1.2/24 dan IP Addess interface Speedy : 192.168.1.0
Kelima : Selanjutnya kita setting IP DNS dengan IP DNS Speedy : 202.134.1.10 dan 202.134.0.155. Caranya masuk ke menu “IP” lalu pilih “DNS“.
Keenam : Langkah selanjutnya adalah membuat Interface PPPoE Client. Caranya klik menu Interface, pada simbol plus kita klik dan pilih “PPPoE Client”. Disini kita juga memasukkan Username dan Password Speedy yang telah kita punya.
Pada Option “General“, cukup menentukan interface yang 1 jalur dengan Modem ADSL. Untuk nama dan type-nya pake default-nya saja sudah cukup.
Jangan lupa untuk menentukan Interface yang mengarah ke modem ADSL, yaitu interface yang telah kita beri nama “SPEEDY“. Lalu selanjutnya klik tab “Dial Out” dan masukkan Username + Password Account Speedy kita
Ketujuh : Apabila kita telah selesai melakukan setting PPPoE Client maka begitu selesai setting Mikrotik langsung melakukan DialUp ke Modem ADSL kita. Jika setting Username dan Password ini benar maka selanjutnya akan tampak status koneksi Mikrotik kita dan pada menu IP -> Address akan muncul sebuat IP Address baru berupa IP Public ( 125.164.75.xxx ) yang diberikan Telkom Speedy kepada pelanggan berdasarkan Username & Password yang kita miliki.
Kedelapan : Selanjutnya kita atur NAT ( Network Address Translation ) agar Client dapat terkoneksi ke Internet atau dapat mengakses internet. Caranya masuk ke menu -> IP -> Firewall -> NAT ( seperti gambar dibawah ini ). Kita buat 1 buah NAT Rule, pada “General” -> Chain = srcnat, -> OutInterface = pppoe out1. Lalu pada option “Action” kita pilih -> Masquarade.
Selanjutnya kita tambahkan 1 buah IP Route. Perhatikan pada sebelah IP Address dari IP Public dibawah ini yaitu : Network = 125.164.72.1. Nah, IP Network ini adalah IP Gateway Telkom Speedy yang melayani koneksi kita. Tambahkan 1 buah New Route, Destination : 0.0.0.0/0 lalu Gateway = = 125.164.72.1.
Sampai sini setting Mikrotik Router kita telah selesai. Tinggal test ping koneksi dari Mikrotik kita. Lakukan test ke IP DNS Speedy : 202.134.1.0 dilanjutkan test ping ke yahoo.com maupun ke websites yang lain. Jika ada reply maka Mikrotik kita telah berhasil / telah sukses kita konfigurasi.

Sunday, October 14, 2012

Step by Step membangun VPN Server dgn Mikrotik








          VPN adalah Virtual Private Network dimana VPN ini merupakan interkoneksi antar jaringan ( PC Client to LAN maupun LAN to LAN ) yang mana interkoneksi ini melalui jaringan Public ( Internet ) sehingga dengan VPN ini terjadi koneksi terselubung alias lorong atau Tunneling Connection sehingga data yang di akses ( data yang di kirim dan di terima ) benar-benar aman.
Berikut ini contoh Desain VPN yang menghubungkan LAN to LAN antar kota :
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/layout-desain_mikrotik-vpn-0112.jpg?w=614
Berikut ini contoh Desain VPN Server dari  Real Implementasi atau project yang sedang saya kerjakan untuk menghubungkan LAN to LAN :
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/layout-desain_mikrotik-vpn-0212.jpg?w=614
Berikut ini contoh Desain VPN Server yang di akses oleh sejumlah user dari luar kantor via akses internet. Konsep desain ini adalah yang di kenal dan dikembangkan sebagai MOBILE WORKING alias bekerja dari luar kantor tapi Data kita ada di File Server yang berada di Kantor. Termasuk juga memanfaatkan resource yang ada di jaringan kantor maupun untuk berkomunikasi dengan Personel yang ada di kantor. Misalnya untuk konsultasi dan Decision dari Bos di kantor.
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/layout-desain_mikrotik-vpn-0312.jpg?w=614
Oke lah kalo begitu, kita akan melakukan konfigurasi VPN Server dari Mikrotik yang telah kita install sebelumnya. Kali ini kita khusus membahas VPN PPTP :
Pertama : Setelah kita mendapatkan IP Public dari Speedy ( 125.164.75.150 ), selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi PPP -> PPTP SERVER. ( Point To Point Tunneling Protocol ).
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/mikrotik-ppptp-0112.jpg?w=614
Kedua : Kita buat New Interface PPTP Server. Gak perlu setting macam-macam, langsung aja Klik “OK”.
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/mikrotik-ppptp-0212.jpg?w=614
Ketiga : Kita membuat IP Pool, atau sekelompok IP Address yang akan kita buat untuk mengalokasikan sejumlah IP Address untuk VPN Client per-user yang nanti akan terkoneksi ke Mikrotik VPN Server kita. Selain mengunakan IP Pool, kita juga bisa memberikan IP Address per-user satu per satu. Tapi jika jumlah VPN Client-nya banyak maka cara inilah yang tepat untuk kita lakukan. Caranya : Klik menu IP –> POOL.
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/mikrotik-ppptp-0312.jpg?w=614
Keempat : Dari menu IP -> Pool, selanjutnya buat New IP Pool. Misalnya kita alokasikan IP Address :192.168.88.10 – 192.168.88.20 dan kita berikan nama vpn-client.
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/mikrotik-ppptp-0412.jpg?w=614
Kelima : Selanjutnya kita lihat IP Pool yang kita buat telah berhasil dengan baik.
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/mikrotik-ppptp-0512.jpg?w=614
Keenam : Selanjutnya kita buat sebuah Profile dengan nama VPS-VPN ( atau terserah suka-suka anda dech ). Local Address adalah IP Address yang digunakan sebagai VPN Gateway oleh Mikrotik ( yaitu IP Address Mikrotik LAN ).Remote Address adalah IP Address yang akan diberikan kepada masing-masing VPN Client dan IP Address inilah yang dikenali dan berkomunikasi dengan PC yang lain.
Ketujuh : Selanjutnya kita klik PPTP SERVER. Option inilah yang menentukan Fitur PPTP SERVER berfungsi apa tidak pada Mikrotik kita. Aktifkan / centang tanda checkmark “ENABLE” lalu pilih Default Profile yang telah kita buat pada langkah keenam.
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/mikrotik-ppptp-0812.jpg?w=614
Kedelapan : Langkah selanjutnya adalah membuat User VPN di menu tab “SECREET”. Setting Username, Password, Service : PPTP dan Profile VPS-VPN seperti gambar dibawah ini :
http://nathangustiryan.files.wordpress.com/2010/04/mikrotik-ppptp-0921.jpg?w=614
Kesembilan : Sampai disini tugas membangun VPN Server telah selesai dibuat dan langkah selanjutnya adalah membuat setting VPN Client di PC atau Laptop kita. Untuk setting VPN Client dapat anda lihat selengkapnya di artikel saya berikut ini :

Sunday, August 19, 2012

Cara backup E-mail di Ms.Outlook 2007





     Sebagian besar pengguna mail client kesulitan mengakses email2 lamanya ketika komputer sudah di instal ulang, akhirnya terpaksa harus mengakses lagi email2 lama via webmail gmail atau yahoomail atau email perusahaan melalui web browser, dan ketika melakukan konfigurasi ulang mail client harus mendownload semua email2 lama yang pasti akan membutuhkan waktu lama, apalagi ketika arsip email sudah mencapai ribuan pasti akan membutuhkan waktu yang sangant lama di tunjang dengan koneksi internet di negara tercinta yang mahal dan lambat akan sangat merepotkan! 
     Berikut ini sedikit tips untuk membackup email sebelum melakukan instalasi sistem operasi agar bisa di gunakan kembali setelah proses instalasi selesai tanpa harus mendownload email dari mail server!
  1. Buka Microsoft Outlook
  2. Klik menu [File], lalu klik [Import and Export...].
  3. Pada kotak dialog “Import and Export Wizard”, pilih [Export to a file], lalu klik [Next].
  4. Pilih [Personal Folder File (.pst)], lalu klik [Next].
  5. Pilih folder yang ingin Anda backup. Jika Anda ingin mem-backup seluruh folder, pilih Personal Folder dan beri tanda centang pada [Include subfolders], lalu klik [Next].
  6. Tentukan nama file dan folder tempat hasil backup akan disimpan, lalu klik [Finish].
  7. Jika Anda ingin agar file hasil backup Anda aman, beri password pada file tersebut. Jangan lupa untuk memilih option [Compressible Encryption], lalu klik [OK].
    Kalau sudah mengikuti langkah2 di atas, tunggu untuk proses backup. Bila prosesnya sudah selesai, pindahkan file pst ke CD, DVD, atau USB flash disk, atau drive lain selain C:\ —pokoknya jangan di partisi sistem operasilah. Kemudian, Anda bisa format hard disk untuk instal Microsoft Windows anda!
     Setelah proses instalasi Windows selesai anda bisa menginstal kembali Microsoft Outlook dan mengikuti langkah2 berikut untuk meng Import Email lama anda!
  1. Masuk  ke Microsoft Outlook
  2. Klik menu [File], lalu klik [Import and Export..].
  3. Pada kotak dialog “Import and Export Wizard”, pilih [Import from another program or file], lalu klik [Next].
  4. Pilih Personal Folder File (.pst), lalu klik [Next].
  5. Tentukan nama file dan folder tempat file back-up Anda disimpan, lalu klik [Next].
  6. Tentukan di folder mana Anda akan meletakkan file hasil impor, lalu klik [Finish].

Cara Menginstall windows 7 (Lengkap dengan gambar)



         
         Bagi yang belum pernah menginstall windows 7 ke komputer atau laptop. berikut cara menginstall windows 7 lengkap dengan gambar gambarnya. Langkah2 ini baik dengan menggunakan media DVD, baik itu untuk versi 32bit maupun versi 64bit. 
Yuk kita mulai!.
Masukkan DVD windows 7, dan kemudian booting lah memakai media yang telah kita pilih, lalu proses loading file akan dimulai.

Pilih bahasa Anda, waktu & format mata uang, keyboard atau metode input dan klik Next.

Klik Install now

Conteng I accept the license terms dan klik Next.

Klik Upgrade jika Anda sudah mempunyai versi Windows sebelumnya atau Custom (advanced) jika anda tidak memiliki versi Windows sebelumnya atau ingin menginstal salinan baru Windows 7.

(Lewati langkah ini jika Anda memilih Upgrade dan hanya memiliki satu partisi) Pilih drive mana Anda ingin menginstal Windows 7 dan klik Next. Jika Anda ingin membuat partisi, klik opsi Drive options (advanced), buatlah partisi dan kemudian klik Next.

Sekarang akan dimulai menginstal Windows 7. Langkah pertama, (yaitu Windows mulai menyalin file) sudah dilakukan ketika anda booting DVD/fd Windows 7 sehingga akan selesai seketika.

Setelah menyelesaikan langkah pertama, ia akan memperluas (decompress) file yang telah disalin.


Langkah ketiga dan keempat juga akan diselesaikan langsung seperti langkah pertama.


Setelah itu secara otomatis akan restart setelah 15 detik dan melanjutkan setup. Anda juga dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.



Setelah restart untuk pertama kalinya, proses setup akan dilanjutkan. Ini adalah langkah terakhir sehingga akan mengambil waktu yang agak lamadaripada langkah sebelumnya.

Sekarang akan otomatis restart lagi dan melanjutkan setup. Anda dapat klik Restart now untuk restart tanpa perlu menunggu.




Ketik nama pengguna yang Anda inginkan dalam kotak-teks dan klik Next. Nama komputer akan otomatis terisi.

Jika Anda ingin mengatur sandi, ketik di kotak teks dan klik Next.

Ketik kunci produk Anda dalam kotak-teks dan klik Next. Anda juga dapat melewatkan langkah ini dan cukup klikNext jika Anda ingin mengetik kunci produk nanti. Windows akan berjalan hanya selama 30 hari jika Anda melakukan ini.

Pilih opsi yang Anda inginkan untuk Windows Update.

Pilih zona waktu dan klik Next.

Jika anda terhubung ke jaringan apapun, ia akan meminta Anda untuk menetapkan lokasi jaringan.






Nah selesai sudah proses penginstallan windows7.
Jika ada pertanyaan, silahkan tinggalkan komentarnya.